BERKUNJUNG ke Cibubur bersama keluarga terasa kurang lengkap jika tidak mengunjungi Taman Wisata Mekarsari. Apalagi untuk Anda yang sudah memiliki anak. Apa pasal?

Taman Mekarsari sangat cocok untuk mengenalkan kepada mereka keanekaragaman hayati (plasma nutfah) buah-buahan tropis terbesar di dunia, khususnya jenis buah-buahan unggul yang dikoleksi dari seluruh daerah di Indonesia.

Taman wisata yang diresmikan sejak 1995 tersebut juga melakukan penelitian budidaya (agronomi), pemuliaan (breeding), dan perbanyakan bibit unggul untuk kemudian disebarluaskan kepada petani dan masyarakat umum.

“Sudah dari sejak awal kami memertahankan positioning dalam merencanakan empat program, antara lain konservasi, reboisasi, edukasi, dan rekreasi. Keempat misi program ini diberlakukan dalam setiap aspek kegiatan yang dilaksanakan oleh Taman Wisata Mekarsari,” kata Bani Ratmilia Sutarto, PR Manager Taman Wisata Mekarsari saat berbincang dengan okezone melalui telepon selular.

Di atas tanah seluas 264 hektare ini juga dilengkapi dengan sarana wisata untuk wisatawan Nusantara maupun mancanegara.

Wisata di tengah taman buah didukung oleh berbagai wahana yang semakin mendekatkan pengunjung kepada alam, seperti Family Garden, Rekreasi Danau (20 ha), Baby Zoo, Rusa Tutul, Garden Center, Greenhouse Melon, Outbound, Bunga Bangkai, Kids Fun Valley, Menara Pandang, dan Bangunan Air Terjun (Puri Tirto Sari).

Kegiatan-kegiatan yang menjadi favorit pengunjung antara lain company gathering, piknik keluarga, wisata petik buah dan sayur, barbeque, senam pagi, dan fruitwalk (jalan-jalan di kebun buah).

“Selain beberapa kegiatan itu, ada satu program yang ditawarkan bagi generasi muda Indonesia, yaitu Youth Farmer Club (YFC). Program ini mengarahkan generasi muda untuk peduli secara aktife dengan memelihara, menjaga, dan melestarikan alam terhadap lingkungannya,” ungkap ibu dua anak ini.

Untuk masuk ke Taman Wisata Mekarsari, Anda hanya diwajibkan membayar tiket masuk seharga Rp15 ribu. Adapun untuk berkeliling melihat seluruh fasilitas kebun buah, Anda bisa menggunakan kereta keliling dengan membayar Rp10 juta per orang.

Dengan kereta tersebut, Anda dan anak boleh berhenti di tempat-tempat wisata yang diinginkan dan melanjutkan perjalanan dengan kereta selanjutnya tanpa dipungut bayaran.

Jika kebun buah yang didatangi sedang panen, pengunjung boleh membeli dengan memetik langsung buah di pohon. Sementara jika sedang tidak panen atau lewat waktu panen, pengunjung bisa membeli buah di kios yang ada di kebun, atau di toko buah di area Graha Krida Sari (gedung pusat informasi).

Taman Wisata Mekarsari menyediakan fasilitas belajar menanam bagi anak-anak. Anak akan diberi satu pot, media tanam, alat-alat menanam, dan pohon yang akan ditanam. Anak akan diajarkan bagaimana pohon yang ada di kantong tanam plastik (polybag) dipindahkan ke pot. Setelah itu, pohon hasil tanamnya boleh dibawa pulang.

“Anak-anak Anda juga bisa mengunjungi kebun binatang kecil dan naik kuda, atau bermain di taman bermain,” tutup wanita 47 tahun ini. (nsa)