Tahun ajaran baru biasanya bikin bingung orang tua siswa. hal ini disebabkan banyak hal, seperti persiapan biaya yang tidak sedikit, peliknya birokrasi yang harus dijalani bagi orang tua siswa yang mau mengurus pendaftaran anaknya supaya masuk ke sekolah favorit. Kemudian orang tua siswa juga harus menghadapi masalah pilihan antara masuk RSBI atau non-RSBI. Orang tua yang bijak akan mempertimbangkan beberapa hal berikut ini sebelum memutuskan apakah anaknya akan masuk RSBI atau bukan.

RSBI atau Rancangan Sekolah Bertaraf Internasional sebenarnya adalah upaya pemerintah, khususnya Diknas agar mampu meningkatkan kualitas sekolah agar setaraf dengan sekolah-sekolah bergengsi di luar negeri. Hal ini biasanya ditandai oleh kemampuan kompetensi siswa yang lebih tinggi di bidang studi unggulan masing-masing serta kemampuan berbahasa inggris yang tinggi karena kegiatan belajar dan mengajar disampaikan dalam media komunikasi berbahasa Inggris. Pertanyaan berikut harus bapak dan ibu tanyakan sebelum memutuskan memasukan anak ke sekolah ber-RSBI/SBI. Sudahkah guru-guru di sekolah bersangkutan mampu berbahasa Inggris memadai? Dengan jaminan apa? dan dalam tingkat kompetensi seperti apa?
Kemudian, sekolah bersertifikat RSBI biasa adalah sekolah dengan fasilitas yang sangat memadai. Fasilitas yang dimaksud adalah ruang kelas ber-AC dan luas sehingga memadai untuk dimasuki sejumalah siswa kurang lebih 25 orang saja. Ini berhubung dengan kapasitas kelas ber-RSBI biasanya hanya mengakomodasi siswa sebanyak 25 siswa saja. Lebih dari jumlah yang dimaksud, tidak akan lulus sertifikasi SBI?RSBI. Nah, pertanyaan bapak dan ibu harus tanyakan adalah: Sudahkah sekolah tersebut memiliki fasilitas ruang kelas ber-AC? dan apakah ruangan kelas itu mengakomodir hanya untuk 25 siswa saja?

Hal berikut harus menjadi pertimbangan bapak dan ibu. Sekolah RSBI/SBI biasanya memiliki kegiatan belajar yang sangat padat. Dengan banyaknya tugas dan laporan yang harus dibuat siswa untuk menguji kemampuan dan kompetensi mereka di mata pelajaran yang bersangkutan. Apakah anak anda mempunyai kinerja dan kemampuan yang memadai untuk mengikuti sistem belajar seperti itu? Jika tidak, kasihan anak bapak dan ibu. Mereka mungkin akan kesulitan untuk mengikuti dan mengimbangi kemampuan teman-teman mereka.

Kesimpulannya adalah jika diantara pertanyaan di atas itu terjawab dengan sangat melegakan, dan anak bapak dan ibu juga mampu mengikuti, silahkan saja masuk sekolah ber-RSBI?SBI. Jikalau tidak, sebaiknya memilih sekolah umum. Toh, sekolah ber-RSBI/SBI pun mengikuti Ujian Nasional yang sama, mereka (sekolah ber-RSBI/SBI) tidak mengikuti ujian yang bertaraf Internasional seperti yang dibayangkan sebagian besar orang di Indonesia. Sekolah umum pun banyak yang mampu berprestasi lebih baik dari sekolah ber-RSBI/SBI.