Beberapa hari setelah lebaran biasanya adalah saat-saat yang membingungkan buat kita. Soalnya setelah terbiasa makan makanan enak pas hari lebaran, stok makanan sudah mulai berkurang. Ibu-ibu yang mau masak juga bingung karena ga tau mo masak apa yang mudah dan enak buat  keluarganya. Masalah lain adalah lidah anggota keluarga ynag masih belum menentu akibat terlalu banyak makan makanan yang enak setelah atau pas hari lebarannya.

     Jadi masak makanan apa ya enaknya? Ga usah bingung bray, bawa aja uang yang lumayan cukup, pergi ddeh ke warung makan atau resto cepat saji terdekat. Bray bisa pilih menu apa yang sekiranya lagi diminati saat itu. Tapi kalo pergi ke fast food aja masih bingung, aku ada solusi yang lumayan simpel. Coba liat di meja makan ada sisa makanan apa. Coba bikin kombinasi yang tepat dengan makanan itu. Masih bingung juga? Beli aja mie rebus sesuai selera, ikuti instruksi masaknya, jangan lupa masuka sayuran secukupnya. Masih bingung juga? Mungkin ini adalah saat yang tepat buat kita untuk puasa lagi. Setelh dua hari memuaskan diri dengtan makanan yang lezat nan nikmat, mungkin inilah saatnya buat kita untuk mempuasakan dan membiasakan kembali pola makan kita yang sudah mulai semraut. Kita hentikan sejenak asupan lemak serta kolestrol jahat kedalam sistem kita. Kita istirahatkan kembali pencernaan kita dengan mengkonsumsi makanan yang secukupnya. Istilah kedokterannya mungkin adalah detoksifikasi.  Saatnya kita keluarkan racun-racun yang ada dalam tubuh kita agar kita menjadi lebih sehat.

    Sejatinya, saat kita puasa(dalam arti yang sebaik-baiknya puasa) tubuh kita mengalami perlambatan metabolisme dan pembakaran yang lebih. Saat kita puasa, tubuh kita membakar lebih banyak lemak tubuh yang berlebih sehingga kita biasanya merasa lebih ‘gerah’ atau kepanasan dibanding hari biasa. Kenaikan suhu ini juga diikuti dengan peningkatan kadar/ jumlah sel darah putih yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Jikalau kita mengalami skit saat kita berpuasa itu karena asupan makanan atau nutrisi kita terganggu. Kita cenderung makan makanan tertentu lebih banyak dibanding makanan lainnya yang dibutuhkan tubuh, sehingga badan kita mengalami ketidakseimbangan yang berakibat badan kita rentan terhadap penyakit tertentu. Kembali lagi ke topik semula, badan yang mengalami detoksifikasi akan meningkat kembali metabolismenya ketika kadar gula kembali normal. Ibarat mesin, setelah ‘tune-up’ badan kita pun membutuhkan waktu untuk kembali berfungsi normal kembali. Jadi seharusnya kita pun harus sedikit menyesuaikan asupan makanan kita pasca puasa. Mulai dengan memberi asupan yang seimbang dan sehat. Perbanyak asupan serat dan cairan. Hindarkan tubuh kita dari mengkonsumsi soda yang berlebih. Insya Allah, dengan cara tersebut kita bisa memperoleh hikmah dan manfaat puasa yang optimal. Selamat puasa kembali dan selamat mencoba. ^_^

Blogged with the Flock Browser